Apabila saat sepeda motor yang akan dieksekusi digembok cakram pelaku merusaknya dengan gunting besi yang sudah disiapkan.
“Tersangka juga membawa senjata api yang digunakan jika ketahuan korbannya senpi akan dikeluarkan tersangka untuk mengancam korbannya,” jelasnya.
Sementara itu, dihadapan polisi Veriansyah mengaku saat beraksi dirinya bersama tiga orang temannya berboncengan dengan dua motor keliling mencari mangsa disekitaran Sukarami.
“Kami jumlahnya berempat berboncengan dengan dua motor keliling mencari mangsa apabila ada motor khususnya motor Beat kami langsung kerjakan dengan cara mematahkan stang motor dengan kaki, setelah itu motornya kami dorong lalu dihidupkan dengan menyambungkan kabelnya,” kata Veriansyah.