Ia menambahkan, respons masyarakat terhadap rencana pembentukan UPT dan BNNK Muba sangat positif. Banyak kepala desa, camat, hingga organisasi perangkat desa yang mulai aktif berkonsultasi terkait penanganan warga yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.
“Banyak kepala desa yang menghubungi kami untuk berkonsultasi mengenai warga yang ingin menjalani rehabilitasi. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dan mendukung penuh kehadiran BNNK di Musi Banyuasin,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi masyarakat, pembentukan BNNK Musi Banyuasin diharapkan dapat segera terwujud dan menjadi langkah konkret dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut.