Sekayu, Topik Sumsel – Mengingat banyaknya praktek Illegal Driling di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Pemerintah telah melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penanggulangan Aktivitas Illegal Driling dalam Perspektif Hukum dan Dampak di Kabupaten Muba sebagai bentuk upaya mencari solusi untuk menghentikannya, Rabu (13/10/2021).
Bupati Muba Dodi Reza mengatakan, dilaksanakannya FGD tersebut untuk mencari solusi yang tepat dalam menghentikan praktek Illegal Driling di Kabupaten Muba. Dimana saat ini pengelolaan sumur-sumur minyak yang dikelola oleh masyarakat secara liar.
“Dilakukannya FGD tersebut bertujuan untuk mencari solusi yang permanen sehingga tidak timbul kejadian ledakan minyal Illegal Driling seperti kejadian akhir-akhir ini. Dari pembicaraan bersama Dirjen Migas tadi akan dibuatkan tim monitoring untuk mencari solusi illegal driling di Provinsi Sumsel dan Jambi,”kata Dodi.
“Pemerintah daerah sendiri bekerja mengacu kepada undang-undang dan batas kewenangan, sebagaimana kita ketahui kegaiatan hulu migas diatur oleh pemerintah pusat. Sehingga kebijakan yang dikeluarkan akan dilakukan oleh pemerintah daerah, dimulai dari atas sampai ke tingkat yang paling bawah,”ungkapanya.