PALEMBANG, Topik Sumsel — Penyidik Denpom II/4 Palembang menggelar rekonstruksi kasus penembakan yang menewaskan anggota TNI AD Pratu Ferischal di Panhead Kafe, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Selasa (26/5/2026) pagi.
Rekonstruksi dilakukan secara tertutup dengan menghadirkan langsung tersangka, Sertu Ronal, yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai pelaku dalam insiden berdarah tersebut.
Pantauan di lokasi, proses rekonstruksi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan pengamanan ketat dari aparat Polisi Militer. Sejumlah personel berjaga di sekitar lokasi untuk membatasi akses masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Usai proses rekonstruksi, garis polisi yang sebelumnya terpasang di area Panhead Kafe juga telah dilepas.
Kuasa hukum manajemen Panhead Kafe, Redho Junaidi SH MH, membenarkan adanya kegiatan rekonstruksi yang dilakukan penyidik Denpom II/4 Palembang.
“Proses rekonstruksi dilakukan secara tertutup dan hanya pihak-pihak terkait yang diperbolehkan berada di area rekonstruksi,” ujar Redho didampingi rekannya, Andyka AndLan Tama SH.
Menurut Redho, pihak manajemen mengapresiasi langkah cepat dan profesional yang dilakukan penyidik Denpom II/Sriwijaya dalam menangani perkara tersebut.
Ia menilai proses penanganan perkara mulai dari penyelidikan, penetapan tersangka hingga pelaksanaan rekonstruksi berjalan secara transparan.
“Kami mengapresiasi kinerja penyidik Denpom II/Sriwijaya yang bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Dalam rekonstruksi tadi juga dihadirkan saksi-saksi serta barang bukti yang sesuai dengan kejadian,” katanya.
Meski demikian, pihaknya enggan memberikan penjelasan lebih rinci terkait jalannya rekonstruksi karena seluruh proses sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik Denpom dan Kodam II/Sriwijaya.
“Untuk detail adegan rekonstruksi kami tidak bisa menyampaikan karena itu ranah penyidik Denpom dan Kodam II/Sriwijaya. Yang jelas kami menghormati seluruh proses hukum yang berjalan,” ungkapnya.
Diketahui, kasus penembakan tersebut terjadi di Panhead Cafe, Resto, Bar and Live Music pada Sabtu (16/5/2026) dini hari.
Dalam insiden itu, Pratu Ferischal, anggota Kesdam II/Sriwijaya, meninggal dunia setelah mengalami luka tembak di bagian perut sebelah kanan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban dan pelaku sama-sama berada di lokasi hiburan malam dan diduga terlibat senggolan hingga berujung percekcokan.
Keributan kemudian berkembang menjadi perkelahian antara korban dan pelaku beserta beberapa rekannya. Dalam situasi tersebut, tersangka diduga mengeluarkan senjata api dari pinggangnya dan melepaskan tembakan ke arah korban.
Korban yang mengalami luka tembak sempat dilarikan ke RS Permata Palembang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 03.30 WIB.