“Saya mengingatkan juga untuk diri saya dan keluarga besar kejaksaan negeri Muba termasuk ibu-ibu yang keluarganya mari kita jaga diri kita karena kita adalah etalasenya Kejaksaan.” Kata Roy.
Roy mengimbau sikap tindak laku kita semua dilihat masyarakat dan pihaknya minta kepada Jaksa di Kejari Muba untuk bijak-bijak menggunakan sosial media.
“Jangan gara-gara jari kita, nanti kita menjadi viral, lalu dianggap nanti kita sikap hedonisme sikap yang berlebih-lebihan pamer-pamerkan hidup-hidup mewah,” ungkapnya.
Sehingga nanti, dijelaskan Roy akan jadi persoalan hukum nantinya ke depan. “Mari kita hidup sederhana saja dalam kesederhanaan tapi kita punya kemewahan dalam berbuat kebaikan,” tambahnya.
Masih menurut Roy, yang penting untuk melakukan penegakan hukum arti kemewahan ini pendengaran hukum itu memang dirasakan betul bagi masyarakat.
Kemudian, Roy katakan soliditas itu yang pertama, dirinya tidak mau diantara jaksa itu saling iri saling cemburu.
“Apalagi kalau ada saling melaporkan saya tidak mau seperti itu karena kalau kalian punya sifat seperti itu sama aja kalian itu melaporkan saya sama saja kalian itu menepak air di tulang keciprat muka sendiri belum tentu yang kalian laporkan itu benar.