Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Surya Wibowo menuturkan, keempat pelaku awalnya berniat mencari pekerjaan di sebuah proyek. Namun, karena tidak cocok dengan perjanjian kerja, mereka memutuskan untuk pulang.
Dalam perjalanan, para pelaku berencana menumpang kendaraan yang melintas.
“Mereka sempat mencoba menumpang mobil boks, tapi tidak diizinkan. Tak lama, datanglah truk tronton putih yang dikemudikan korban, yang sebelumnya mengantarkan salah satu pelaku ke lokasi proyek. Karena sudah saling kenal, korban pun mengizinkan keempat pelaku menumpang,”kata AKBP Bagus, Senin (20/10/2025).
Namun di tengah perjalanan, niat jahat muncul. Para pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mencekik korban hingga tewas, lalu berencana merampas mobil tronton yang dikemudikan korban.
Setelah korban tak berdaya, para pelaku mengambil alih kemudi truk.
Sayangnya, truk tersebut mogok di tengah perkebunan tebu. Panik dan takut aksinya terungkap, para pelaku lalu membakar truk beserta jasad korban untuk menghilangkan jejak.